;

Percobaan Sachs


PRAKTIKUM BIOLOGI
PERCOBAAN SACHS

A.    JUDUL PERCOBAAN
Percobaan Sachs

B.     TUJUAN PERCOBAAN
Mengetahui bahwa proses fotosintesis menghasilkan karbohidrat


C.     DASAR TEORI
Suatu ciri yang hanya dimiliki oleh tumbuhan hijau ialah kemampuan dalam menggunakan karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organic serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan. Oleh karena proses pengubahan itu memerlukan energy cahaya, maka asimilasi zat karbon disebut fotosintesis. Fotosintesis ialah proses pengubahan zat anorganik H20 dan CO2 oleh klorofil menjadi zat organic (karbohidrat) dengan banuan cahaya. Peristiwa ini disebut juga anabolisme karbohidrat. Jan Iangenhousz membuktikan bahwa pada proses fotosintesis dilepaskan O2. Hal ini dibuktikan dalam percobaannya menggunakan tanaman Hydrillia verticillata di dalam gelas beker di bawah corong terbalik yang ujungnya diletakkan sebuah tabung reaksi. Julius von Sachs membuktikan bahwa pada proses fotosintesis dihasilkan karbohidrat (Amilum). Adanya amilum dapat dibuktikan dengan pengujian memakai iodium/lugol. Reaksi antara amilum dengan iodium/lugol menghasilkan warna ungu – hitam. Ternyata amilum terdapat pada daun yang terkena cahaya. Sedangkan pada bagian daun yang tertutupi tidak mengandung amilum karena tidak terjadi fotosintesis. Namun yang terjadi adalah reaksi gelap.
Reaksi pada fotosintesis secara garis besar:

6CO2 + 6H2O à(cahaya + klorofil) C6H12O6 6O2 + 6O2

D.    ALAT DAN BAHAN
1.      Daun Rambutan yang sudah ditutupi kertas timah selama tiga hari.
2.      Tabung Reaksi
3.      Gelas Ukur
4.      Set kompor spiritus
5.      Cawan
6.      Pinset
7.      Pegangan kayu
8.      Air
9.      Lugol
10.  Alkohol

E.     CARA KERJA
1.      Memasak air dengan menggunakan gelas ukur dan kompor spiritus.
2.      Membuka penutup (kertas timah) pada daun.
3.      Memasukkan daun pada air yang sudah cukup panas, berfungsi untuk melayukan daun.
4.      Meniriskan daun yang sudah layu.
5.      Memasukkan beberapa ml alkohol pada tabung reaksi.
6.      Memasukkan tabung reaksi yang berisi alkohol pada gelas ukur yang berisi air mendidih.
7.      Memasukkan daun yang sudah ditiriskan ke dalam tabung yang berisi alkohol panas. Hal ini bertujuan untuk melarutkan klorofil.
8.      Meniriskan daun dari alkohol setelah daun tidak berwarna hijau lagi (klorofil sudah terlarut). Memastikan daun ditiriskan sampai kering.
9.      Menaruh daun pada cawan, dan ditetesi dengan lugol. Menunggu hasil reaksi.
10.  Menuliskan hasil percobaan pada laporan.

 
F.      HASIL PERCOBAAN
No
Perlakuan terhadap daun
Daun yang ditutupi
Daun yang terbuka
1
Direbus air, direbus dalam alkohol, ditetesi lugol.
Daun berubah menjadi warna coklat tua
Daun berubah menjadi berwarna coklat muda

G.    ANALISA HASIL PERCOBAAN
Sesungguhnya dalam percobaan yang kami lakukan belum membuahkan hasil yang diharapkan. Karena belum terlihat dari hasil reaksi antara amilum dan lugol yang diteteskan. Meski terdapat perbedaan warna antara daun yang tertutupi dengan daun yang tidak tertutupi, hal itu belum dapat memastikan apakah terdapat amilum pada salah satu bagian daun yang memiliki perbedaan warna tersebut. Perbedaan warna tersebut juga mengindikasikan adanya sesuatu yang terjadi pada daun yang masih dalam proses reaksi, namun belum mengeluarkan/ belum tampak hasilnya. Sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengetahui hasil dari reaksi antara amilum yang ditetesi dengan lugol. Setelah kami mencari kesalahan yang kami lakukan, mengapa reaksi menjadi sangat lamban dan hamper tidak mengeluarkan hasil setelah ditunggu sekian lama, kami menemukan bahwa daun yang kami gunakan sangat tebal. Yakni daun rambutan. Karena ketebalannya, lugol yang diteteskan pada daun tidak dapat menembus masuk ke dalam daun sehingga membutuhkan waktu lebih lama lagi agar dapat melihat adanya hasil dari suatu reaksi.
Apabila percobaan kami berhasil, sebenarnya bagian daun yang terbuka akan langsung berwarna hitam – ungu ketika ditetesi lugol daripada daun yang tertutupi oleh kertas perak. Hal ini dikarenakan, selama proses percobaan, daun yang tertutupi oleh kertas perak tidak pernah mendapatkan sinar matahari sama sekali. Sehingga tidak terjadi fotosintesis, namun yang terjadi adalah reaksi gelap. Berbeda pada bagian tumbuhan yang tidak ditutupi oleh kertas perak. Karena permukaan daunnya terbuka, maka klorofil pada daun dapat melakukan fotosintesis dan menghasilkan amilum sebagai salah satu produknya.

H.    VARIABEL – VARIABEL YANG TERDAPAT DALAM PERCOBAAN
1.      Variabel Kontrol               : Penutupan salah satu bagian daun.
2.      Variabel Manipulasi          : Jenis daun
3.      Variabel Terikat                : Bagian daun yang terbuka menunjukkan adanya amilum
  dengan perimeter daun berubah menjadi ungu ketika
  di tetesi dengan lugol.

I.       KESIMPULAN
Hasil dari percobaan ini sebenarnya belum dapat disimpulkan, karena percobaan belum membuahkan hasil.
Namun apabila percobaan yang kami lakukan berhasil dengan baik, maka kesimpulan yang kami dapatkan adalah:
Proses Fotosintesis menghasilkan Amilum (Karbohidrat)

J.       SUMBER PUSTAKA
Maryati, Sri. 2007. BIOLOGI untuk SMA Kelas XII. Jakarta: Erlangga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar